• ---BETA VERSION---
  • ---BETA VERSION---
  • ---BETA VERSION---
  • ---BETA VERSION---
  • ---BETA VERSION---
  • ---BETA VERSION---


Rumah AMAN arrow Kongres AMAN
Kongres AMAN
KEPUTUSAN RAPAT KERJA DEWAN ALIANSI MASYARAKAT ADAT NUSANTARA Print E-mail

Nomor : 01 / Kpts / Dewan AMAN/ IX/ 2003

Tentang

PENETAPAN SEKRETARIS PELAKSANA ALIANSI MASYARAKAT ADAT NUSANTARA Periode 2003 - 2006

Rapat Kerja Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara setelah

MENIMBANG :

1. Bahwa dalam upaya memberikan landasan hukum berkaitan dengan penyelenggaraan harian organisasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara dipandang perlu mengidentifikasi dan menentukan legitimasinya berdasarkan kesepakatan Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara;  

2. Bahwa Anggota Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara telah menyelenggarakan rapat kerja yang menghasilkan penetapan Sekretaris Pelaksana;   3. Bahwa untuk tindak lanjut point 1 dan 2 di atas, dipandang perlu untuk menetapkannya dalam sebuah Keputusan

MENGINGAT :

1. Anggaran Dasar AMAN Pasal 17

MEMPERHATIKAN :

Read more...
 
Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ke-III Print E-mail

Dengan KMAN III Kita Tata dan Wujudkan Organisasi Masyarakat Adat Yang Kuat Menuju Cita-Cita Rakyat Sejahtera dan Berdaulat,
Telah berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Tanjung Pura Pontianak Kalimantan Barat Indonesia, dari tanggal 17 sampai 21 Maret 2007

PANITIA PELAKSANA KMAN III
November 2006


SUSUNAN PANITIA PELAKSANA
KONGRES III MASYARAKAT ADAT NUSANTARA


KETUA UMUM: Stefanus Masiun
WAKIL KETUA I: Mina S.Setra
WAKIL KETUA II: Joko Waluyo
SEKRETARIS UMUM: Emil Kleden
WAKIL SEKRETARIS UMUM: Erma S.Ranik
BENDAHARA UMUM: Asep Suhendar

1. KETUA BIDANG KESEKRETARIATAN : Icha Saak.
     Anggota : 1. Melki 2. Endang 3. Meli karyati 4. Jalung.
2. KETUA BIDANG KEUANGAN : Sri Hartini.
     Anggota : 1. Awa 2. Susan 3. Wiwin 4. Hermanus "Lem" Sugianto 5. Edi Koma.
3. KETUA BIDANG PROGRAM & ACARA : Matheus Pilin

Sie Site Even (Kegiatan Pendukung ; Pameran; Pentas Seni, Konser, Film & Budaya)
Seknas AMAN, Uyub, Ferry, Ivie, Ewal, Lorent (LBBT), Wisda, Metida.Benyamin ID, Anton,Yonas, Yudi (WWF), Loren (Dian Tama), Heri (Riak Bumi), Zul MS (Riak Bumi) Juni Irawan.

Sie Sidang Kongres
Seknas AMAN, Pak Thomas, Vermy, Sekundus, Sesep, Yohanes, Ronnie, Yadi, Stefanus Djuweng,

Sie Notulensi
Andre, May, Ida, Adan, Toni (GRPK),
Sie Saresehan
Seknas AMAN, Darmawan, Agus Tamen, Tatang, Abdias, Mikhael, Shaban, Cion, Hermayani, Djelani (GRPK), Leli, Ifur,  Hermawansyah, John Bamba.

Team Penterjemah
Flor Suryadharma, Julia, Iwi, Sumi Rae, Ireng Maulana, Uray Endang.

4. KETUA BIDANG LOGISTIK : Yohanes Janting

Sie Akomodasi
Team Akomodasi Lokal : Paulus Unjing, Yudi (gemawan), Ernie, Hendy, Nasti, Hery, Rano, Ucan.

Sie Konsumsi
Martin, Maria, Yasinta, Yulita, Diana, Linda (GRPK), Antimus,

Sie Perlengkapan
Okky, David, Gapen, Dela Sandy, Krissusandi, Agus RJ, Jainudin.

Sie Keamanan
Team Keamanan Lokal : Silus, Lamli, Abut, Goye, Yoka, Ceger, Hendra. Yakob (PAKAT LANDAK).

Sie Transportasi
Team Transit : George Sitania, Ikhwanul Huda, Asep Ilhamsyah Team Translok : Heronimus, Endy, Sony, Agus (ID), Anwar, Edi Saulus,

Sie Kesehatan
Nina, Ria, Kris (Dian Tama), Yunita, Purnomo.

5. KETUA BIDANG "URUSAN-URUSAN KELUAR": Syafredo

Sie Humas
Giring, Evie Flavia, Lin, Subro, Lomon, Anyu,

Sie Publikasi & Dokumentasi
Lilis, Frans, Kennedy, Ngiuk.

Sei Hukum
Sulistiono, Ipur, Agatha.

Sie Media

Seknas, Hawad, Eva, Ela, Sumi, Metid, Nana, sanding, barnabas, subandi (rantau panjang), Yuyun.

TEAM SIAGA :

Lem (PPSHK), Haidy (PPSDAK), Budi, Katrin (ID), Arnila, Akuang, Mimi, Mojin, Desnawati (PEK-PENTIS), Ala (Gemawan), Adi, Nono, Uyan (Titian), Irawan (Riak Bumi), Joni (CS), Anas, Yudi (WWF).

Team Pemuda

Team Mahasiswa

-------------------------

HASIL KONGRES III MASYARAKAT ADAT NUSANTARA

Sekilas Pelaksanaan Persidangan KMAN III

Anggaran Dasar AMAN

Program Kerja AMAN Periode 2007 - 2012

Rekomendasi dan Resolusi

Pengurus Pesar DEWAN AMAN


 

 

 

 

Read more...
 
Kongres Masyarakat Adat Nusantara Kedua (KMAN II) Print E-mail
Telah berlangsung di Lombok pada tanggal 19 - 25 September 2003, yang menghasilkan:

-Resolusi

-Keputusan Rapat Kerja DAMAN

R E S O L U S I
KONGRES KEDUA MASYARAKAT ADAT NUSANTARA
 

Kami, seluruh peserta Kongres Kedua Masyarakat Adat Nusantara yang diselenggarakan tanggal 19-25 September 2003 di Desa Tanjung - Lombok Utara, menyadari bahwa selama lebih dari 4 tahun sejak berdirinya Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) telah terjadi perubahan-perubahan berbagai kebijakan Negara yang terkait dengan keberadaan masyarakat adat dan hak-hak dasarnya.

Kami mengingatkan kembali semakin kuatnya pengakuan Negara terhadap hak-hak masyarakat adat dalam berbagai peraturan perundang-undangan, baik dalam Amandemen Kedua UUD 1945 sebagai konstitusi Negara dan beberapa Ketetapan MPR RI sebagai kesepakatan politik nasional maupun dalam berbagai UU seperti UU No. 22/1999 tentang Pemerintah Daerah, UU No. 39/1999 tentang Hak Azasi Manusia dan UU No. 21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua.

Kami juga menyadari adanya harapan baru di dalam UU baru tentang Pemilihan Umum untuk perluasan partisipasi politik masyarakat adat di masa yang akan datang dan dukungan dari UU Sistem Pendidikan Nasional yang membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat adat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dari Negara.

Tanpa mengurangi rasa syukur dan penghargaan atas berbagai perubahan tersebut, Masyarakat Adat di Nusantara masih terus menghadapi beragam bentuk pemaksaan, penaklukan dan eksploitasi. Penguasaan negara atas sebagian besar tanah dan kekayaan alam yang ada di wilayah-wilayah adat masih terus berlangsung. Berbagai kelompok masyarakat adat masih terus digusur secara paksa dari tanah leluhurnya untuk berbagai proyek pembangunan. Pemerintah masih terus memberi Hak Guna Usaha (HGU) dan Kuasa Pertambangan yang baru di wilayah-wilayah adat kepada para pemilik modal tanpa pemberitahuan dan perundingan yang layak sesuai dengan hukum adat yang berlaku di masyarakat adat setempat.

Kami menggarisbawahi keberadaan perusahaan-perusahaan pemegang Hak Pengusahan Hutan (HPH) yang masih bebas melakukan operasi penebangan di kawasan-kawasan hutan adat tanpa ada tindakan hukum dari pemerintah.

Kami juga mencatat kegagalan Otonomi Daerah untuk mengembalikan otonomi asli di desa sesuai adat setempat. Otonomi Daerah dihentikan hanya sampai di tingkat Kabupaten/Kota demi kepentingan politik ekonomi segelintir elit daerah. Keberadaan institusi Bina Teritorial TNI seperti BABINSA dan KORAMIL, yang selama ini menjadi sumber intimidasi dan kekerasan terhadap masyarakat adat, masih bercokol di wilayah-wilayah adat. Bahkan akhir-akhir ini aparat kepolisian, khususnya BRIMOB, telah menjadi sumber kekerasan baru bagi masyarakat adat di berbagai pelosok Nusantara. Pelanggaran hak-hak azasi manusia dan hak-hak dasar masyarakat adat oleh berbagai kekuatan dari pihak masih marak di Nusantara.

Read more...
 
Kongres AMAN I Print E-mail

Kongres Masyarakat Adat Nusantara Pertama (KMAN I) yang berlangsung di Hotel Indonesia, Jakarta, dari tanggal 17 sampai 22 Maret 1999, telah menjadi momentum konsolidasi bagi pergerakan masyarakat adat di Indonesia. Salah satunya dengan terbentuknya AMAN sebagai wadah organisasi bagi masyarakat adat untuk menegakkan hak-hak adatnya dan memposisikan dirinya sebagai komponen utama didalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembentukan AMAN ini dimaksudkan untuk menjamin pelaksanaan terhadap keputusan-keputusan KMAN. Untuk penyelenggaraan organisasi ini, Kongres juga telah memilih dan menetapkan Dewan AMAN yang terdiri dari 54 orang utusan masyarakat adat dari seluruh pelosok nusantara dan sekaligus juga mengamanatkan untuk membentuk satu Sekretariat Nasional berkedudukan di Jakarta yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Pelaksana yang dipilih dan ditetapkan oleh Dewan AMAN.

Dewan AMAN sebagai badan pengambil keputusan tertinggi organisasi dibawah Kongres kemudian memilih dan menetapkan diantara mereka sebagai Koordinator Dewan AMAN yang terdiri dari 3 orang, masing-masing mewakili Indonesia bagian barat, tengah dan timur. Koordinator Dewan AMAN ini, disamping tugas utamanya mengkoordinasikan anggota Dewan AMAN di wilayah masing-masing, juga bertanggung-jawab untuk mengeluarkan arahan-arahan kebijakan dan sekaligus melakukan pengawasan terhadap Sekretaris Pelaksana dalam penyelenggaraan sehari-hari Sekretariat Nasional AMAN.

Fungsi Sekretariat ini adalah mengkoordinasikan dan mengembangkan program bersama diantara organisasi-organisasi masyarakat adat yang beraliansi dalam AMAN dan juga diantara elemen-elemen organisasi AMAN dengan para pendukungnya serta dengan pihak-pihak yang berkepentingan lainnya.
 
(dikutip dari Jejak Langkah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara 1999 - 2002, oleh Abdon Nababan)
 

Gallery

     


Dengan Perayaan Hari Masyarakat Adat Se-Dunia 2010

Kita Laksanakan Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat

melalui Percepatan Pembahasan RUU

Tentang

Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat.

------------------------------

Web Info

Tulisan

Newsflash

Disusun dari berbagai sumber oleh Abdon Nababan

Apa itu Perubahan Iklim?

Pernahkan anda berada dalam sebuah mobil yang tertutup dibawah panas terik matahari? Bagaimana rasanya? Panas bukan? Hal ini dikarenakan sinar matahari yang menembus kaca mobil membuat seisi mobil menjadi panas. Panas tersebut terperangkap di dalam mobil, tidak dapat menembus kaca mobil.

 

 
Download file UNDRIP terbaru ..click disini
 

Jumlah Pengunjung

AMAN image libraryAMAN image libraryAMAN image libraryAMAN image libraryAMAN image libraryAMAN image libraryAMAN image library
AMAN image libraryToday44
AMAN image libraryYesterday187
AMAN image libraryWeek898
AMAN image libraryMonth1992
AMAN image libraryTotal199833

Info



Check PageRank



Rumah Aman

Jl Tebet Utara 2C No 22 Jakarta Selatan 12820, Telp/Fax : +62218297954
Email: rumahaman@cbn.net.id, Milist : adatlist@yahoogroups.com