| Eksploitasi Alam Tak Sejahterakan Masyarakat Lokal |
|
|
|
JAKARTA, KOMPAS.com Tingkat eksploitasi kekayaan alam di
tanah Kalimantan dan Papua dianggap tidak memengaruhi tingkat kesejahteraan
masyarakat lokal. Eksploitasi SDA itu dinilai lebih melayani kepentingan
perusahaan-perusahaan transnasional. "Semakin tinggi tingkat eksploitasi, semakin kecil kemungkinan masyarakat lokal menikmati pembangunan di daerahnya masing-masing," ucap Don K Marut, Direktur INFID, saat diskusi "Pulihkan Hak Hidup Masyarakat Adat" di Gedung Konferensi Wali Gereja (KWI) di Jakarta, Sabtu (30/1/2010). Don menjelaskan, ada beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat lokal meskipun kaya SDA. Menurut dia, pembangunan di dua daerah itu merupakan refleksi dari model pembangunan di pemerintah pusat. Model itu diterjemahkan pemerintah daerah dengan peningkatan investasi. Namun, kata dia, berdasarkan data UGM, investasi besar-besaran perusahaan besar tidak langsung meningkatkan kesejahteraan warga. "Setiap kepala daerah setelah dilantik, langkah pertama mereka adalah cari investasi. Hampir 70 persen anggaran perjalanan dinas kepala daerah untuk cari investor," jelas dia. Sumber: http://www.regional.kompas.com |
| < Prev | Next > |
|---|
![]()
|
Dengan Perayaan Hari Masyarakat Adat Se-Dunia 2010 Kita Laksanakan Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat melalui Percepatan Pembahasan RUU Tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat. ------------------------------ |







![]() | Today | 87 |
![]() | Yesterday | 187 |
![]() | Week | 941 |
![]() | Month | 2035 |
![]() | Total | 199876 |
Jl Tebet Utara 2C No 22 Jakarta Selatan 12820, Telp/Fax : +62218297954
Email: rumahaman@cbn.net.id, Milist : adatlist@yahoogroups.com