Jakarta, Kompas - Rencana
pembangunan Merauke Integrated Food and Energy Estate seluas 1,6 juta
hektar harus dilakukan bertahap agar tidak memarjinalkan masyarakat adat
Malind-Anim yang masih hidup dengan berburu dan meramu.
Medan, Kompas
- Pascareformasi, sekitar 6.000 keluarga anggota masyarakat adat Melayu
yang tergabung dalam Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia mulai
mengelola kembali tanah adat mereka yang mereka perjuangkan sejak 1953.
Tanah adat tersebar di dua kabupaten, yakni Kabupaten Langkat dan Deli
Serdang, di 17 titik seluas hampir 1.500 hektar.
dialog yang difasilitasi oleh RRI Bengkulu. dialog ini mengangkat tema"
Bengkulu dalam ancaman abrasi" selain Ketua BPH AMAN Bengkulu, juga RRI
mendatangakan narasumber ED. WALHI Bengkulu. Kesimpulan dialog:
1. Menolak rencana Gubernur Bengkulu untuk melepaskan 99.000 ha hutan untuk APL ( perkebunanan besar dan pertambangan)
2. Bengkulu perlu konservasi buatan dikawasan pesisir pantai guna menahan dari terjangan abrasi.
Komunitas Masyarakat Adat Keturunan Ama Raja Medang Simamora dan
Komunitas Masyarakat Adat Desa Pandumaan dan Sipitu Huta, Kabupaten Humbang
Hasundutan, Sumatera Utara
Keberadaan hak-hak Masyarakat Hukum Adat/Tanah Adat
atau sering disebut Hak masyarakat asli sering terancam oleh kebijakan negara
(pemerintah) yang berpihak kepada perusahaan korporasi atau Multinational
Corporations (MNCs). Hal ini dilandaskan pada orientasi pembangunan sejak
Orde Baru hingga pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang berpihak kepada
pertumbuhan ekonomi semata, bukan untuk kesejahteraan rakyat dan pemerataan
pendapatan. Akibatnya, negara menjadi penyedia sarana dan prasarana bagi kaum
pemodal tanpa memperhatikan aspek-aspek yang merugikan rakyat.
Beberapa waktu yang lalu Aliansi Masyarakat Adat Nusantara
(AMAN) memperingati hari ulang tahunya di Komunitas Cek Bocek Selesek Reen
Sury, Desa Lawin, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa. Peringatan ini
memperingati berdirinya organisasi AMAN ke-11 dimana untuk skala nasional dipusatkan
di Medan, Sumatera Utara.