Oleh Andre Tandigau

Pemuda Adat Rongkong di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan menolak rencana pengembangan proyek Geothermal, sembari menyeru kepada seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya penyelamatan ruang hidup.

Seruan penolakan ini bergulir hingga sampai ke sejumlah desa, salah satunya Desa Marampa. Langkah ini diambil demi menjaga kelestarian lingkungan serta menjamin masa depan yang layak bagi generasi mendatang di Rongkong.

Rezki Hidayat dari perwakilan pemuda Rongkong menyatakan hingga saat ini rencana proyek Geothermal masih minim transparansi dan belum melibatkan masyarakat secara utuh dalam proses pengambilan keputusan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, sumber air, serta keberlangsungan hidup Masyarakat Adat.

“Rongkong bukan objek eksploitasi. Ini adalah tanah hidup kami. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak tinggal diam. Tolak Geothermal,” kata Rezki Hidayat dalam pernyataannya pada Senin, 4 Mei 2026.

Sejumlah pemuda adat Rongkong membentangkan spanduk menolak Geothermal. Dokumentasi AMAN

Seruan Pemuda Rongkong

Rezki menambahkan sebagai bentuk tanggung jawab kolektif, pemuda Rongkong menyerukan konsolidasi gerakan pemuda dan masyarakat desa untuk memperkuat posisi bersama dalam menyikapi rencana proyek Geothermal. Kemudian, melakukan sosialisasi aktif di tengah masyarakat, baik melalui diskusi, pertemuan warga, maupun media sosial, guna meningkatkan kesadaran tentang potensi dampak proyek.

Selanjutnya, membangun jaringan solidaritas  dengan berbagai elemen, termasuk mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lingkungan.

“Kami percaya, perubahan hanya bisa terjadi jika masyarakat bersatu dan bergerak. Sosialisasi adalah langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif dan kekuatan bersama,” lanjutnya.

Rezki mengatakan sikap masyarakat menolak proyek Geothermal di Rongkong sudah final, tidak ada tawar menawar.

”Sikap kami sudah bulat menolak Geothermal. Pemuda Rongkong berkomitmen untuk terus menggerakkan aksi-aksi edukatif, advokasi, dan perlawanan damai demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan generasi Rongkong,” tutupnya.

***

Penulis adalah Jurnalis Masyarakat Adat di Tana Luwu, Sulawesi Selatan

Writer : Andre Tandigau | Tana Luwu, Sulawesi Selatan
Tag : Pemuda Adat Rongkong Mengajak Masyarakat Bersatu Tolak Proyek Geothermal