Oleh Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

Margareta Seting Tekwan Beraan terpilih sebagai Ketua Umum PEREMPUAN AMAN masa bakti 2026-2031 pada Temu Nasional (TEMUNAS) IV di Bogor, Jawa Barat pada Senin, 19 Oktober 2026. Perempuan adat dari Kalimantan Timur ini menegaskan komitmennya untuk menjalankan semua keputusan yang telah disepakati bersama dalam forum TEMUNAS.

“Apa yang sudah dicanangkan, dipilih, atau ditetapkan oleh teman-teman semua sebagai program kerja maupun statuta yang kita sepakati, itulah yang akan saya jalankan,” kata Seting dalam sambutannya usai terpilih sebagai Ketua Umum PEREMPUAN AMAN.

Selain memilih Ketua Umum, TEMUNAS IV juga mengangkat Marlina Taba dari region Sulawesi sebagai Ketua Dewan Nasional PEREMPUAN AMAN didampingi Yurni Sadariah dari region Bali Nusra sebagai Wakil Ketua 1, Margaretha Lisye Suwae dari region Papua sebagai Wakil Ketua 2 dan Suparmi, Nofriyani Konofo, Elwina Lamtiur Situmorang, Evi Susanti masing-masing sebagai anggota.

Seting menekankan keputusan TEMUNAS ini merupakan mandat bersama yang harus dihormati. Karena itu, kepemimpinan baru perlu berjalan dengan dukungan seluruh anggota, bukan hanya mengandalkan sosok ketua.

Seting bukan orang baru dalam gerakan Masyarakat Adat. Ia mengaku telah bergabung dengan AMAN sejak 1999. Dukungan anggota dari berbagai daerah yang mendorongnya mengambil tanggung jawab di tingkat nasional menjadi bagian dari perjalanan panjang pengorganisasian Masyarakat Adat.

Ia menekankan bahwa keputusan forum merupakan keputusan bersama yang harus dihormati. Karena itu, kepemimpinan PEREMPUAN AMAN tidak boleh bertumpu pada satu orang, tetapi membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh anggota dari berbagai wilayah.

“Harapan saya, kita semua bersama-sama memajukan organisasi ini,” katanya.

Seting memastikan selama kepemimpinannya di PEREMPUAN AMAN, suara serta kepentingan perempuan adat tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan kolektif Masyarakat Adat.

”Ini komitmen yang menjadi landasan saya untuk melanjutkan pengorganisasian di PEREMPUAN AMAN, memperkuat solidaritas antarkomunitas, serta memastikan kepentingan perempuan adat tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan kolektif Masyarakat Adat,” pungkasnya.

Tujuh perempuan adat perwakilan region terpilih sebagai Dewan Nasional PEREMPUAN AMAN dalam TEMUNAS IV di Bogor.

Dokumentasi AMAN

Kekuatan Perempuan Adat

TEMUNAS IV PEREMPUAN AMAN di Sentul, Kabupaten Bogor yang berlangsung selama lima hari telah berakhir pada Senin (19/10) malam. Forum lima tahunan ini dihadiri ratusan peserta dari seluruh wilayah pengorganisasian PEREMPUAN AMAN.

Ketua Umum PEREMPUAN AMAN periode 2015-2021 dan 2021-2026, Devi Anggraini mengapresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti TEMUNAS dengan tertib hingga selesai. Devi mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama kepemimpinannya di PEREMPUAN AMAN. Ia pun berharap kepemimpinan selanjutnya bisa suskes menjalankan mandat organisasi.

Devi mengatakan organisasi ini dibangun untuk melahirkan pemimpin, bukan pengikut. Selama lima tahun terakhir, PEREMPUAN AMAN memperkuat pengorganisasian, pendokumentasian pengetahuan, kaderisasi, dan advokasi hak-hak perempuan adat.

Saat ini, katanya, PEREMPUAN AMAN telah memiliki 120 wilayah pengorganisasian. Namun, kata Devi, capaian organisasi tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari sejauh mana kerja-kerja tersebut mengubah kehidupan dan memperbesar kewenangan Perempuan Adat dalam mengambil keputusan.

“PEREMPUAN AMAN dibangun untuk memperbesar kekuatan perempuan adat agar dapat menentukan kehidupan dan masa depannya,” kata Devi.

Ia menegaskan pengakuan terhadap keberadaan Masyarakat Adat perlu diikuti perlindungan hak kolektif dan perubahan relasi kuasa yang selama ini membatasi perempuan adat dalam menjalankan haknya. Kepemimpinan transformatif, menurutnya, harus memperkuat kekuatan kolektif sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin baru. (apg)

***

Penulis adalah Jurnalis Masyarakat Adat di Kalimantan Barat

Writer : Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Kalimantan Barat
Tag : Margareta Seting Nahkoda Baru PEREMPUAN AMAN Komit Menjalankan Putusan TEMUNAS IV