Oleh Ihsan Hadi

Pengurus Besar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) merehabilitasi wilayah adat dengan menanam ratusan bibit buah di komunitas adat Mondok, desa Gelangsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Jenis bibit buah yang ditanam di wilayah adat ini adalah durian, manggis, rambutan.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) AMAN Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diwakili Biro Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Abdul Majid menyatakan ratusan bibit buah ini disalurkan oleh PB AMAN untuk Komunitas Adat Mondok di Lombok Barat. Dikatakannya, penyaluran bibit buah ini dalam rangka rehabilitasi wilayah Masyarakat Adat.

Abul Majid menerangkan ada dua hal yang dilakukan AMAN dalam kegiatan rehabilitasi wilayah adat ini. Pertama, penyaluran 250 bibit buah. Kedua, pengelolaan balai bibit oleh komunitas adat sebanyak 3.000 bibit.

“Rehabilitasi wilayah adat ini merupakan program AMAN untuk mendukung komunitas adat,” kata Abdul Majid usai menyerahkan bibit buah di komunitas adat Mondok, Lombok Barat pada Senin (17/7/2023)

Abdul Majid menyatakan bantuan bibit pohon ini harus dirawat agar tumbuh subur menghasilkan buah. Dengan demikian, komunitas Masyarakat Adat ke depannya bisa membuka peluang usaha dari pohon buah yang ditanam saat ini.

“Ini peluang, harus bisa dimanfaatkan untuk kehidupan Masyarakat Adat lebih baik ke depan,” katanya.

Abdul Majid berharap dari peluang usaha mengelola pohon buah ini bisa lahir Badan Usaha Milik Masyarakat Adat (BUMMA).

Ketua Pengurus Daerah (PD) AMAN Lombok Barat, Lalu Safwan menyatakan terima kasih kepada PB AMAN yang telah menyalurkan bantuan bibit pohon buah untuk komunitas Masyarakat Adat di Lombok Barat. Ia menyatakan program penyaluran bibit pohon dari PB AMAN ini merupakan hasil dari pengajuan mereka beberapa waktu lalu. Dikatakannya, program ini untuk rehabilitasi wilayah adat. 

"AMAN menyalurkan bibit pohon buah ini untuk rehabilitasi wilayah adat, sekaligus penguatan tanah. Hasil buahnya bisa dimanfaatkan oleh Masyarakat Adat," ujarnya.

Lebih lanjut, Safwan berharap agar program ini bisa bermanfaat, berkelanjutan, dan dapat memberi kontribusi bagi komunitas.

 

"Semoga program ini bisa bermanfaat dan memberikan kontribusi bagi komunitas," pungkasnya.

Qurratul Aini, salah seorang anggota mewakili Komunitas Adat Mondok, mengucapkan terima kasih atas pemberian bibit pohon buah yang diberikan oleh PB AMAN. Mereka akan merawat bibit pohon hingga tumbuh subur. Qurratul Aini berharap bibit yang ditanam ini bisa tumbuh dengan baik agar dapat memberikan hasil yang bagus untuk Masyarakat Adat.

"Semoga bibitnya tumbuh dengan baik dan memberi hasil yang bagus," ujarnya sambil tersenyum.

Qurratul Aini menjelaskan nantinya program penanaman bibit pohon buah ini akan menerapkan sistem bagi hasil yang diperuntukkan untuk pengembangan program komunitas Masyarakat Adat.

“Semoga program ini bisa berhasil,” katanya penuh harap.

***

Penulis adalah Jurnalis Masyarakat Adat dari Lombok Barat, Nusa Tengara Barat

Writer : Ihsan Hadi | NTB
Tag : PW AMAN NTB Komunitas Masyarakat Adat Mondok Rehabilitasi